Surabaya, 4 Agustus 2026 — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) memulai rangkaian kegiatan Redesain Kurikulum UNUSA 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat relevansi pendidikan tinggi dan memastikan lulusan memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan serta dunia kerja.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 9 UNUSA Tower, Kampus B, ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang untuk memberikan perspektif strategis mengenai arah pengembangan pendidikan tinggi dan kurikulum. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng., setelah rangkaian pra-acara dan pembukaan resmi.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan penguatan mengenai arah pendidikan UNUSA menuju Indonesia Emas 2045 yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA. Materi tersebut menjadi pijakan penting dalam melihat peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE., Ph.D.. Perspektif tersebut memberikan gambaran mengenai dinamika pendidikan tinggi dan kebutuhan penguatan kualitas lulusan di tengah perubahan lingkungan strategis.
Penguatan konsep kurikulum berdampak juga disampaikan oleh Dr. Agus Imam Sonhaji, S.T., M.MT., Kepala BRIDA Kota Surabaya, melalui materi “Mewujudkan Kurikulum Berdampak melalui Sinergi Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah, dan Ekosistem Inovasi.” Sesi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan lulusan dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi masukan dari berbagai stakeholder, mulai dari perwakilan pemerintah, organisasi profesi, wahana praktik, dunia industri, alumni, pesantren, hingga sektor perbankan. Masukan stakeholder tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan kurikulum agar semakin responsif terhadap kebutuhan pengguna lulusan.
Pada sesi siang, UNUSA memaparkan Garis Besar Kurikulum UNUSA Tahun 2027 serta Profil Lulusan dan CPL Kurikulum UNUSA 2027 yang disampaikan oleh Dr. Ardyarini Dyah Savitri, dr., Sp.PD, FINASIM. Selanjutnya dilakukan pembentukan tim penyempurnaan yang akan berfokus pada penyempurnaan Peraturan Akademik, Struktur Kurikulum Mata Kuliah Nasional dan Universitas, serta Buku Panduan Komponen Kurikulum sesuai Panduan KPT 2024.
Kegiatan tanggal 4 Agustus menjadi tahap awal yang strategis dalam perjalanan Redesain Kurikulum UNUSA 2027. Melalui proses yang melibatkan unsur internal dan stakeholder eksternal, UNUSA berkomitmen membangun kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan unggul dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
