Site Loader

Surabaya, 11 Agustus 2026 — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melanjutkan rangkaian Redesain Kurikulum UNUSA 2027 melalui penguatan implementasi Outcome Based Education (OBE) di tingkat perguruan tinggi, fakultas, dan program studi.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 9 UNUSA Tower, Kampus B, dilanjutkan dengan pendampingan intensif bagi sivitas akademika dalam memahami dan menerapkan prinsip OBE pada penyusunan kurikulum. Agenda diawali dengan pembukaan dan pemaparan materi “Implementasi Kurikulum OBE di Perguruan Tinggi” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Wahono Widodo, M.Si., Guru Besar Bidang Media dan Teknologi Universitas Negeri Surabaya.

Implementasi OBE menjadi bagian penting dalam Redesain Kurikulum UNUSA 2027 karena proses penyusunan kurikulum diarahkan agar memiliki keterkaitan yang jelas antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, hingga Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

Dalam sesi pendampingan, peserta memperoleh contoh penerapan penyusunan Profil, CPL, CPMK, dan Sub-CPMK Mata Kuliah Universitas melalui pemaparan PJMK Mata Kuliah Universitas, khususnya pada mata kuliah Career and Professional Development. Selain itu, perwakilan fakultas juga memaparkan keterkaitan profil, CPL, CPMK, Sub-CPMK, mata kuliah, dan RPS.

Setelah sesi pendampingan dan diskusi, kegiatan dilanjutkan pada tingkat fakultas. Masing-masing fakultas memperoleh pembekalan mengenai implementasi Kurikulum OBE pada Fakultas/Program Studi dengan melibatkan penanggung jawab kurikulum fakultas dan program studi.

Tahap berikutnya dilaksanakan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan oleh narasumber di masing-masing fakultas. Dalam forum tersebut, fakultas dan program studi mulai mengembangkan Garis Besar Kurikulum Fakultas/Program Studi Tahun 2027, sekaligus menyusun Profil, CPL, CPMK, Sub-CPMK, dan evaluasi mata kuliah dalam bentuk RPS.

Rangkaian kegiatan pada 11 Agustus menandai pergeseran proses redesain dari tahap konseptual menuju tahap implementatif. Melalui pendampingan dan kerja kolaboratif di tingkat fakultas dan program studi, UNUSA mendorong agar Kurikulum 2027 tidak hanya tersusun secara administratif, tetapi benar-benar memiliki keterkaitan yang kuat antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, asesmen, dan kebutuhan lulusan.

Dengan pendekatan tersebut, Redesain Kurikulum UNUSA 2027 diharapkan mampu memperkuat kualitas proses pendidikan sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi relevan, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia profesional serta perkembangan masyarakat.

Post Author: Admin Akamawa